| Program Keuangan | ||
|---|---|---|
| Pinjaman Kelompok (KUM) | Umumnya klien adalah pedagang di pasar Kelompok memilih sendiri anggota dan tinggal berdekatan Anggota kelompok fleksibel Pinjaman mingguan maksimum 104 minggu Besar pinjaman bervariasi bagi anggota kelompok berdasarkan kebutuhan dan kemampuan untuk membayar Klien dapat melunasi pinjaman sebelum jangka waktu pinjaman berakhir tanpa dibebankan bunga untuk jangka waktu yang tersisa |
![]() |
| Pinjaman Perorangan (Individu) | Sebagian besar klien berasal dari program pinjaman kelompok (KUM) Klien umumnya pedagang atau pemilik kios Besar Pinjaman fleksibel (Rp 2 Juta hingga Rp15 Juta) Pinjaman bulanan selama 12 – 36 bulan Klien membayar cicilan secara langsung ke kantor cabang Realisasi pinjaman terjadi di kantor cabang |
![]() |
| Paronisasi | Klien dibentuk ke dalam kelompok yang terdiri dari 15 – 20 petani dari desa yang sama Masing-masing anggota menerima 1 sapi untuk digemukkan Setelah12 bulan sapi dijual Biaya pembelian sapi dikembalikan ke TLM beserta 30% keuntungan untuk mengkover biaya administrasi Anggota menerima 60% keuntungan Kelompok menerima 10% keuntungan sebagai Kas Kelompok Diberikan pelatihan mengenai makanan sapi, imunisasi, dll |
![]() |
Pemberian Asuransi Jiwa |
TLM bermitra dengan suatu perusahaan asuransi untuk menyediakan asuransi bagi klien dengan besar pinjaman di atas Rp 500.000 |
|
Program Non-Keuangan | ||
| Pelatihan dan Mentoring | Semua klien mendapat dukungan berkelanjutan dan pelatihan untuk membantu mereka mengelola usaha mereka secara efektif. Pelatihan di masa yang akan datang: TLM berencana untuk mengelompokkan klien sesuai dengan jenis usaha mereka dan memberikan pelatihan spesifik mengenai usaha mereka. |
![]() |
| Pemasaran | Melalui Business Development Service (BDS), TLM bertindak sebagai agen bagi produk-produk klien untuk dijual dalam jumlah besar kepada pembeli eksternal. |
|
| Bantuan Darurat | TLM memberikan bantuan darurat bagi masyarakat korban bencana alam, korban penyiksaan dan kekerasan di NTT. |
|
| Pengembangan Masyarakat: Panti Asuhan dan Ketahanan Pangan | Screening Film Kristen bagi kelompok masyarakat dengan menggunakan generator dan LCD Projector. Program Ketahanan Pangan TLM bermitra dengan Bank Dunia dalam menjalankan program ketahanan pangan. Program ini terdiri dari 3 komponen, yakni penyimpanan, penyimpanan & kontrak dan kredit. Program ini ditujukan untuk mengembangkan dan menguji program pembiayaan efektif untuk meningkatkan ketahanan pangan melalui pemberdayaan perempuan miskin di Timor Barat dan membantu mesyarakat miskin untuk memanfaatkan surplus pada masa panen untuk menanggulangi kekurangan pada musim kemarau (paceklik). Program ini dilaksanakan di 2 Kabupaten, yakni Belu dan TTS. |
|
| Pengembangan Kerohanian Pribadi | TLM memberikan layanan transformasi spiritual bagi klien. Konseling diberikan bagi semua klien yang berada dalam situasi yang sulit dan membutuhkan bantuan dari TLM. |
|
| Layanan Pengembangan Usaha | ||
Pos Sapi
|
Pos sapi dimaksudkan sebagai karantina / tempat untuk transit anak sapi sebelum didistribusikan ke masyarakat melalui program paronisasi sapi. Kegiatan utama program ini adalah membeli dan meningkatkan kualitas anak sapi melalui pemeliharaan kesehatan di pos sapi. Lokasi Pos Sapi di Baun, Kapan dan Betun. |
![]() |





